Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pikir-pikir lagi! Ini Bahaya Trading Kripto

Cryptocurrency atau dikenal dengan kripto tentu sudah tidak asing lagi para trader. Dalam dua tahun terakhir popularitasnya semakin meningkat karena menawarkan cuan yang tinggi. Kripto muncul pertama kali pada tahun 2009. 


Transaksinya bersifat terbuka, bebas, serta bisa bersifat anonim. Artinya identitas tidak diketahui. Karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan trading kripto, Anda harus mengetahui bahayanya agar lebih waspada dan tiada penyesalan.

Naik Daun, Berikut bahaya Kripto

Siapa yang tidak tergiur keuntungan berlipat-lipat dalam waktu singkat. Sama halnya dengan trading lain, kripto menawarkan keuntungan dari spekulasi pergerakan harga saat beli dan jual. Dua hal yang perlu dipahami, kripto dihargai dengan harga cukup fantastis, namun tetap dijual dalam bentuk pecahan lebih kecil.

Selanjutnya, perubahan harga bisa sangat ekstrim. Sebagai bahan renungan sebelum menceburkan diri di trading kripto, berikut 4 ulasan bahaya yang mengintai.

1. Tidak Memiliki Badan Otoritas

Kripto tidak disarankan bagi new trader karena tidak memberikan perlindungan dari badan otoritas resmi dan layanan nasabah. Beda dengan saham atau reksadana yang diawasi langsung oleh OJK. Kripto hanya diatur sistem blockchain tanpa otoritas manusia yang membuat peraturan dan bisa membatasi perdagangan.

2. Tanpa Jaminan Aset

Media pertukaran kripto hanya berupa kriptografi, tanpa ada jaminan aset dari investasi yang ditanamkan. Kripto diperdagangkan seperti pasar derivatif yang berpotensi memunculkan penipuan, penggelapan dan transaksi bodong. Di negara kita, aset kripto masih bernilai komoditas, belum masuk ke ranah keuangan dan perbankan. 

3. Fluktuasi Harga

Bisa saja trader yang hari ini mendapatkan untung milyaran rupiah, seminggu kemudian mengalami kerugian. Hal ini terjadi karena fluktuasi harga uang digital kripto tinggi, sehingga menjadi transaksi perdagangan spekulatif. 

4. Sulit Dianalisis

Uang digital kripto tidak memiliki dasar fundamental kuat untuk dijadikan bahan analisis, seperi kondisi perekonomian negara, perubahan suku bunga, dan lainnya. Karena itu sulit memprediksi nilai dan pergerakannya. 

Risiko Lupa Password 

Pemegang akan diberikan nomor rekening seperti nomor rekening yang berlaku di bank, disebut public key dengan kata sandi stream key. Ketika pemilik lupa password maka uang yang ada di akun akan hilang.

Di balik potensi keuntungan yang  menjanjikan, Anda harus memahami bahaya trading kripto. Untung yang besar berbanding lurus dengan risiko. Kalaupun penasaran ingin mencoba, sebaiknya bertransaksi di tempat yang telah direkomendasikan dan jangan gunakan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.